Kamis, 02 April 2015

Tugas 3




UKURAN PEMUSATAN DATA DAN LETAK DATA
PENGUNAAN PUPUK UREA OLEH PETANI
Chandrea Rizki Fatualah 1306030
Program Studi Teknik Informatika
Sejolah Tinggi Teknologi Garut , Jl. Mayor Samsu No.1 Garut, 44151, Indonesia
1306030@sttgarut.ac.id

Abstrak - Ukuran pemusatan adalah sembarang ukuran yang menunjukkan pusat segugus data, yang telah diurutkan dari yang terkecil sampai yang terbesar atau sebaliknya dari yang terbesar sampai yang terkecil. Salah satu kegunaan dari ukuran pemusatan data adalah untuk membandingkan dua (populasi ) atau contoh, karena sangat sulit untuk membandingkan masing-masing anggota dari masing-masing anggota populasi. Nilai ukuran pemusatan ini dibuat sedemikian sehingga cukup mewakili seluruh nilai pada data yang bersangkutan.

PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Pupuk adalah bahan dasar untuk tanaman , sebenarnya tanaman akan tumbuh tanpa mengunakan pupuk.Tetapi apabila sebuah tanaman tidak menggunakan pupuk maka hasil panen pada sebuah tanaman , bentuk ,dan kesuburan pada tanaman tidak akan baik / bagus. Maka kebanyakan petani selalu menggunakan pupuk pada tanaman mereka .

B.     Rumusan Masalah
 Di dalam penyajian data ini akan di bahas mengenai :
·         Mengamati banyaknya 50 petani menggunakan pupuk urea.  
·         Menampilkan hasil perhitungan ukuran pemusatan data.
·         Menampilkan hasil letak data.

C.    Tujuan
-          Mendapatkan sebuah informasi pengunaan pupuk urea pada setiap musim tanam
-          Data lebih akurat dan cepat ditangkap sehingga mudah  dimengerti
-          Memudahkan dalam membuat analisis data dan membuat proses pengambilan keputusan dan kesimpulan lebih tepat, cepat, dan akurat.

LANDASAN TEORI
Pupuk Urea mempunyai tiga unsur , yaitu unsur N ( nitrogen ) , kadar air , dan kadar kalium. N ( nitrogen ) bermanfaat untuk membuat tanaman lebih segar , mempercepat dan meningkatkan pertumbuhan tanaman , meninhkatkan kandungan hasil panen ( pada bobot ) buah.Dan kandungan kalium bermanfaat sebagai membantu tanaman lebih kokoh dan tegak , meningkatkan daya tahan pada tanaman agar tidak mudah siserang penyakit ,dan meningkatkan kandungan gula dan pati.

HASIL DAN PEMBAHASAN
Rata-rata Tunggal
Petani
Luas Tanah
Urea/kg
Endang N
0,9
180
Toha
0,9
180
Sudia
0,7
140
Caca
0,8
160
Enong
0,7
140
Idah
0,7
140
Yaya
0,6
120
Ajat
0,9
180
Eno
0,9
180
Sahrom
0,9
180
Uyum
0,6
120
Uri
0,6
120
H. Ucu
1
200
Abas
0,9
180
Emus
0,9
180
Sarif
0,8
160
Uned
0,8
160
Eman
0,8
160
Entis
0,9
180
Sanah
0,7
140
Rohman
0,7
140
Ili
0,7
140
Esoh
0,9
180
Ade
0,9
180
Iyoh
0,8
160
Ukro
0,8
160
Aeng
0,8
160
Endo
0,9
180
Ayub
0,9
180
Rusadi
0,6
120
Ubed
0,7
140
Anah
0,7
140
Enuh
0,8
160
Amsari
0,8
160
Muhtar
1
200
Suba
0,8
160
Aman
0,9
180
Sirad
0,9
180
Rosad
0,7
140
Niroh
0,7
140
Hasni
0,8
160
Eyib
0,8
160
Nono
0,9
180
Arif
0,9
180
Edah
0,6
120
Usum
1
200
Marta
1
200
Edin
0,7
140
Barno
0,7
140
Endang
0,6
120
Jumlah
8000
Rata-rata
160

Tabel 1.1 50 petani yang mengunakan pupuk urea  .
  
Rumus Rata-rata Hitung Tunggal
Rata-rata         = Jumlah nilai data pengamatan
                            Banyaknya data anggota sampel
Rata rata          = 8.000/50 = 160
Jadi,hasil rata-rata hitung tunggal yaitu : 160.
Rata-rata Hitung Data Berkelompok
Interval
Frekuensi
120.0
133.3
6
133.4
146.7
12
146.8
160.1
12
160.2
173.6
0
173.6
186.9
16
187.0
200.0
4

Tabel 1.2 frekuensi
Interval
f
x
f.x
120
133,3
6
126,65
759,9
133,4
146,7
12
206,75
2481
146,8
160,1
12
226,85
2722,2
160,2
173,6
0
247
0
173,6
186,9
16
267,05
4272,8
187
200
4
287
1148
Jumlah
50

11383,9

Rumus Rata-Rata Hitung Data Berkelompok
Rata-rata         = Jumlah hasil perkalian frekuensi dengan nilai data
                           Jumlah frekuensi data sampel
Rata-rata         = 11383,9 / 50 = 227,678
Jadi,hasil rata-rata hitung berkelompok  yaitu : 227,678.

Median
Interval
Frekuensi
Frekuensi Kumulatif
120.0
133.3
6
6
133.4
146.7
12
18
146.8
160.1
12
30
160.2
173.6
0
30
173.6
186.9
16
46
187.0
200.0
4
50
Jumlah
50







Rumus Median

½ . 50 = 25 , maka kelas median = 146,8 – 160,1
Tb = 146,75
n = 50
p = 13,4
F = 18
f =  12
Median = 146,75+13,4 (½.50-18) / 12
 = 146,75+13,4 (25-18) / 12
 = 146,75+13,4 . 7 / 12
 = 146,75+93,8 / 12
 = 240,55 / 12
 = 20,04
Jadi,hasil median yaitu : 20,04.


Modus
Interval
Frekuensi
120.0
133.3
6
133.4
146.7
12
146.8
160.1
12
160.2
173.6
0
173.6
186.9
16
187.0
200.0
4

 
Frekuensi paling banyak adalah 16 pada interval 173,6 – 186,9
Jadi kelas modus pada interval 173,6 – 186,9.
Tb = 173,65
p = 13,4
d1 = 16 -  0 = 16
d2 = 16 – 4 = 12
Modus = 173,65+13,4 (16/16+12)
            = 173,65+13,4 (0,57)
            = 173,65+7,638
            = 181,288
Hasilnya yaitu : 181,288.

Kuartil
Interval
Frekuensi
Frekuensi Kumulatif
120.0
133.3
6
6
133.4
146.7
12
18
146.8
160.1
12
30
160.2
173.6
0
30
173.6
186.9
16
46
187.0
200.0
4
50
Jumlah
50








1/4. 50 = 12,5
Kelas interval kuartil bawah (Q1) terletak pada 133,4 – 146,7
Q1 = 133,35 + 13,4 ((1/4.50-6)/12)
     = 133,35 + 13,4 ((12,5-6)/12)
     = 133,35 + 13,4 . 0,54
     = 133,35 + 7,236
     = 140,586
3/4. 50 = 37,5
Kelas interval kuartil bawah (Q3) terletak pada 173,6 – 186,9
Q3 = 173,65+13,4 ((3/4.50-30)/16)
     = 173,65+13,4 ((37,5-30)/16)
     = 173,65+13,4 . 0,46
     = 173,65+6,164
     = 179,814
Desil
8/10. 50 = 40
Kelas interval desil ke-8 terletak pada 173,6 – 186,9
D8        = 173,65+13,4 ((8/10.50-30)/16)
            = 173,65+13,4 ((40-30)/16)
            = 173,65+13,4 . 0,625
            = 173,65+8,375
            = 182,025
Persentil
90/100.50 = 45
Kelas interval persentil ke-90 terletak pada 173,6 – 186,9
P90        = 173,65+13,4 ((90/100.50-30)/16)
            = 173,65+13,4 ((45-30)/16)
            = 173,65+13,4 . 0,9375
            = 173,65+12,5625
            = 186,2125
KESIMPULAN
Kesimpulannya :
     1.      Rata-rata hitung tunggal yaitu : 160.
     2.      Rata-rata hitung berkelompok  yaitu : 227,678. 
     3.      Median yaitu : 20,04.
     4.      Modus yaitu : 181,288.
DAFTAR PUSTAKA
PUPUK PRODUKSI PT PETROKIMIA GERSIK
Dinas Pertanian
IKPI ( Induk Koperasi Perdagangan Indonesia )
www.wikipedia.com